Silahkan simak dan download Tathhirul i'tiqod 'an adronil ilhad pembersihan keyakinan dari kotoran-kotoran penyelewengaan. Lanjutan fasal 3. Bagaimana kalau mereka yang meyakini orang orang Sholihin di kuburan kuburan tersebut (dipanggil panggil ketika akan tenggelam dengan keyakinan mampu menyelamatkan mereka atau mengetahui tentang perkara ghoib ) mereka itu dikafirkan. Maka jawabannya: bahwa seseorang yang tahu bahwa kalimat tersebut atau keyakinan tersebut harom padahal sebenarnya kalimat tersebut adalah kalimat kekafiran maka dia dikafirkan (walaupun dia tidak tahu bahwa itu ucapan Kafir, dan hanya tahu bahwa itu harom). Sebagai mana seseorang yang melakukan dosa besar dia meyakini hal tersebut dosa kecil maka dia dihukumi sebagai seseorang yang melakukan dosa besar. Demikian juga…
yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Silahkan simak dan download Siroh Nabawiyah juz kedua. Fasal tentang istri istri Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam. Kesimpulannya bahwa istri istri beliau yang masih hidup ada sembilan orang ketika beliau meninggal, dan disebutkan dalam hadits bahwa beliau mendatangi mereka semua dalam satu malam dengan sekali mandi dan yang demikian ini menunjukkan kuatnya beliau bahkan diberikan kekuatan seperti tiga puluh orang. Diantara hikmah beliau diberi kekhususan menikah dengan lebih dari empat adalah agar istri istri tersebut meriwayatkan perkara perkara tersembunyi yang berkaitan dengan perkara rumah tangga.
yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 15: musaqoh/ pengairan dan ijarah/ menyewakan. 1. Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam menjadikan orang Yahudi di khoibar setelah mereka berhasil dikalahkan untuk bekerja di tanah mereka lalu setengah dari keuntungan untuk kaum muslimin. Boleh juga pengairan untuk pohon yang tidak diambil buahnya, dan harus ditentukan berapa bagian keuntungan masing-masing.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 15: musaqoh/ pengairan dan ijarah/ menyewakan. 2. Al ijarah ada dua macam, yang pertama menyewakan barang berupa tanah atau rumah kemudian dia mendapatkan upah, yang kedua berupa memberikan tenaga kemudian mendapatkan upah seperti bekerja ataupun menyusui. Yang dilarang adalah menyewakan sesuatu tetapi tidak jelas hasilnya atau dibawa kepada makna bahwa Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam melarang menyewakan tanah di awal awal hijroh ketika orang orang Muhajirin belum mempunyai tanah maka lebih baik untuk orang orang Anshar memberikan tanah tersebut atau disewa dengan gratis .
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 15: musaqoh/ pengairan dan ijarah/ menyewakan. 3. Pekerjaan membekam adalah boleh karena Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam memberikan upah kepada orang yang membekam , adapun hadits yang mengatakan upah bekam adalah jelek yakni pekerjaan yang rendah tetapi halal. Apabila seorang dokter atau pembekam menyebabkan pasien nya meninggal maka dia tidak berdosa dan menanggung apabila memenuhi dua syarat, yang pertama bahwa dia mempunyai keahlian, yang kedua bahwa dia tidak melampaui batas di dalam prakteknya, sebagai mana yang akan dijelaskan di pertemuan berikutnya.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 15: musaqoh/ pengairan dan ijarah/ menyewakan. 4. Tiga perkara yang Alloh Ta'ala menjadi pendebatnya pada hari qiyamat, yang pertama seseorang yang bersumpah dengan Nama Alloh Ta'ala untuk berjanji terhadap sesuatu atau memberikan keamanan kepada seseorang kemudian tidak mau memenuhi apa yang dia sudah sepakati, yang kedua seseorang yang menjual orang yang merdeka kemudian mengambil harganya, yang ketiga seseorang yang mengambil buruh atau pekerja kemudian tidak memberikan upahnya.
Riyadhush Sholihin. Bab 85: menjaga rahasia. Ayat yang berkaitan dengan bab ini.
Riyadhush Sholihin. Bab 85: menjaga rahasia. hadits no 684: diantara orang yang paling jelek adalah orang yang menyebarkan rahasia urusan tempat tidur dia. Hadits no 685: abu bakar rodhiyallohu 'anhu tidak menyebarkan rahasia keinginan pernikahan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam.
Riyadhush Sholihin. Bab 85: menjaga rahasia. Hadits no 686: Fatimah rodhiyallohu 'anha tidak menyebarkan rahasia Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam tentang akan meninggalnya beliau.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 14: alqirodh / mudhorobah atau bagi hasil. 1. Tiga perkara yang diharapkan di dalam nya ada barokah yaitu menjual barang dibayar di waktu yang akan datang, mudhorobah atau bagi hasil, mencampur gandum yang baik dengan gandum yang biasa untuk di rumah dan bukan untuk dijual. Mudhorobah yaitu kerja sama dua orang atau lebih salah satu nya memberikan modal dan yang lain bekerja dengan modal tersebut.
Bulughul marom dengan Syarah Subulussalam. Bab 14: alqirodh/ mudhorobah atau bagi hasil. 2. Boleh mensyaratkan di dalam bagi hasil untuk tidak menjual di lautan atau usaha peternakan dan semisalnya apabila kemudian dilanggar syarat tersebut maka wajib untuk menanggung kerugian yang ada. Boleh membagi keuntungan setengah untuk pemilik modal dan sisanya untuk pekerja nya. Selesai bab ini.
Riyadhush Sholihin. Kitab tentang adab. Bab 84: sifat malu dan keutamaan nya serta anjuran untuk berakhlak dengan nya. Hadits no 680: sifat malu termasuk dari keimanan. Hadits no 681: sifat malu semuanya baik.
Riyadhush Sholihin. Bab 84: sifat malu dan keutamaan nya serta anjuran untuk berakhlak dengan nya. Hadits no 682: keimanan ada tujuh puluh sekian cabang diantara nya sifat malu. Adapun sifat malu yang membawa kepada tidak melaksanakan hak hak dengan sebenarnya maka hal itu adalah bukan sifat malu yang disyariatkan tapi suatu kehinaan.
Riyadhush Sholihin. Bab 84: sifat malu dan keutamaan nya serta anjuran untuk berakhlak dengan nya. Hadits no 683: Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam lebih malu dari perempuan yang belum menikah di dalam pingitannya. Selesai bab ini.
Silahkan simak dan download Muqaddimah ushulut tafsir syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Fasal tentang perbedaan pendapat dikalangan salaf adalah khilaf yang tidak saling bertentangan. Setelah dua jenis yang banyak terjadi maka ada jenis yang ketiga yang telah lewat pembahasannya, kemudian yang keempat adalah pengibaratan menyampaikan suatu makna dengan lafadh yang berdekatan makna nya atau sesuai maknanya dan ini jarang sekali. Sebagai contohnya tafsir surat Ath thur ayat 10, yauma tamuurus samaau mauroo, maka lafadh "maur" adalah bukan sekedar gerakan akan tetapi gerakan yang ringan dan cepat , demikian juga "Wahyu" adalah memberitahu dengan tersembunyi dan cepat.
yang disampaikan oleh Ustadz Abu Abdirrohman Utsman Wahyudi di Masjid Ahlussunnah Bukit Mawar, Perum Sendang Mulyo Semarang.